Sekilas Agenda Teater 10

Selamat malam semuanya, saya kembalii. Kenapa tiba-tiba nongol? Gini nih, kemarin malem kan abis kumpul sama cah-cah Teater 10 buat PH. Apa itu PH? Ntar dibahas dibawah kok, tapi khusus yang itu sedikit harasia yaa. Naah kepikiran gitu buat bikin post soal agenda Teater 10. Yaa siapa tau ada yang baca *plaak. Oke, cuss!

Teater 10 itu punya 4 agenda pentas, kita nyebutnya pagelaran. Kenapa pagelaran? Ya karena kita teater tradisi, istilahnya sih gitu. Jadi pentas-pentas kita enggak jauh sama yang namanya sejarah sama tradisi, walaupun tampilannya bisa kontemporer. Oh ya, kami punya slogan atau apalah itu dan jargon, harus tau nih kalo emang cah Tea:

Kami muda kami berkarya, bukan tidak mengikuti era, tapi kami pertahankan budaya. Teater 10, JAYA!

Nah nah nah, balik ke agenda pagelaran tadi. Ini dia *jeng jeng jeeeng:

  1. Pagelaran Perdana (Pagper)
    Pagper adalah pagelaran awal buat anak Tea kelas sepuluh. Pagper biasanya diselenggarakan sekitar bulan November-Desember. Pagelaran ini semacam pengalaman pertama buat ngerasain gimana toh pentas teater itu, mulai dari fragmen, musik, naskah, setting, kostum, tata rias, gimana ngatur stage, dll. Banyak deh. Pimpinan produksi, sutradara, stage manajer, semua dipegang kelas sepuluh dibimbing pelatih, kakak angkatan dan alumni. Naskah Pagper umumnya masih kental sama tradisi, biasa ambil dari cerita rakyat atau cerita sejarah. Contohnya Pangeran Diponegoro (2008), Rara Jonggrang (2010). Latihan dimulai sekitar Agustus-September (tergantung sekolah mulai kapan) selama 2 bulan. Tempat pagelaran biasanya sih di Tejakusuma, FBS UNY. Pagper ini bersifat internal, jadi yang dateng adalah orang tua (undangan), guru (undangan), dan siswa Delayota aka SMAN 8 Jogja (mbayar). Bisa sih diluar Delayota, tapi terbatas banget. Kisaran tiket selama ini sih masih sekitar 10k, atau bisa kurang dari itu. Murah kan, so dateng ajaa.
  2. Pagelaran Tunggal (Pagtung)
    Pagtung adalah semacam UASnya Tea. Segala macam yang dipelajari di Tea bakal dikupas habis di pagelaran ini. Jadi, mateng enggaknya Pagtung ada di proses selama gabung di Tea. PagTung biasanya diselenggarakan sekitar bulan April-Mei, dengan konsep pagelaran biasanya udah dibahas pasca Pagper. Pagtung ini kolaborasi kelas sepuluh sama kelas sebelas, dibimbing pelatih dan alumni. So, pagtung ini pastinya lebih mantab dan oke. Naskah buat Pagtung masih berbau tradisi, tapi udah banyak improvisasi bahkan bisa kontemporer. Konsep buat Pagtung juga lebih bervariasi daripada Pagper. Contohnya Mimpi (2010), Mendung Hitam diatas Bumi Mataram (2011), dan Ruwatan Tambak Kaligawe (2012). Alhamdulillah, selama 2 tahun ini bisa pagelaran di Concert Hall Taman Budaya, dan semoga terus sampai besoknya dan besoknya dan seterusnya. Umumnya, Pagtung masuk dirangkaian ulang tahun Delayota walaupun pelaksanaannya nggak bawa-bawa soal ultah Delayota. Pagtung ini bersifat eksternal, jadi siapa aja yang berminat bisa nonton asalkan beli tiket lah ya. Kisaran tiket selama ini masih seharga 15k, tergantung tempat. Lebih murah kalo pre-event, tiket boxnya di Delayota sekitar dua minggu sebelum event.Tertarik?
  3. Pagelaran Lustrum (Paglus)
    Nah nah nah pagelaran ini termasuk yang paling ditunggu-tunggu. Maklum, cuma diadakan lima tahun sekali, tiap lustrum Delayota aja. Nah, karena langka inilah, skala paglus pasti lebih wow, amazing, heboh, awesome daripada pagelaran lainnya. Alhamdulillah saya berkesempatan merasakan nikmatnya paglus ini *sujud syukur. Paglus terakhir diadakan tahun 2009 dengan naskah Ruwatan Tambak Kaligawe, dalam versi Bahasa Jawa. Yang main nggak cuma siswa aja dong, ada alumni bahkan guru SMAN 8 Jogja juga. Waktu itu guru yang main adalah Pak Maryana (Kepala Sekolah), Pak Nurrachmat (Wakasek Kesiswaan), sama Pak Suhardi (Wakasek Sarana Prasarana). Ada pemain profesional juga. Total pemainnya aja bisa menuh-menuhin panggung, apalagi kalo ditambah kru. Keren kaan. Tempat pagelaran saat itu masih di Gedung Tejakusuma FBS UNY. Harga tiketnya emang agak mahal sih, 25k, tapi insyaallah sebandinglah sama apa yang ditampilkan. Saking jarangnya pagelaran ini, konsep pagelaran udah digagas jauh sebelum event dimulai, walaupun yang tahu cuma pelatih sama beberapa alumni tua. Dan sepertinya event lima tahunan ini bakalan lebih heboh lagi, jadi tunggu aja kehadirannyaaa. Oh ya, kalo mau lihat sedikit tentang paglus 2009 bisa dilihat disini. PS: Salah satu orang di foto itu adalah saya, hehehe.
  4. PH
    Lho? Kepanjangannya? Eits, ini adalah pagelaran paling rahasia dari kesemua pagelaran Teater 10. Jadi, sebut saja PH. Selain paling rahasia, PH juga pagelaran paling absurd, paling cepet, dan paling nggemesin diantara 4 pagelaran lain. Pagelaran ini sifatnya sangat internal, gratis, dan waktu pelaksanaannya nggak menentu. Naskahnya juga paling bisa diimprof, tetep tradisi sih. Biasanya kita bikin sendiri dialog sama aransemen musiknya. Cuma itu sih yang bisa diintip dari PH ini, selanjutnya tebak sendiri, hihihi.

Voila! Itu tadi empat pagelaran utama yang jadi agenda di Teater 10. Buat update info terbaru Teater 10 bisa follow official twitter @teater10. Next, bakal dikupas lagi beberapa agenda internal Tea selain pagelaran yang kalo kamu anak Tea harus tau. Okaay, see ya!

Salam Budaya

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s