analogi

hello , yosi here . i have a random thought in my head . yaaah, namanya juga liburan, udah ga mikir unas jadi ya kemana-mana nih pikiran . sigh~

oia , aku tertarik buat nulis soal boyband sama girlband nih , tapi enggak dalam bahasa yang ga pantes . aku buat semacam analogi -efek unas bahasa indonesia nih- . hmm pasti kamu pernah denger kan peribahasa rumput di halaman rumah tetangga terlihat lebih hijau daripada rumput di halaman rumah sendiri ? kata rumput bakalan aku ganti sama kata bunga , biar maknanya lebih dapet . so , let’s start !

Pernahkah kamu berpikir mengapa bunga di halaman tetangga lebih indah daripada bunga di halaman kita ?

Itu karena mereka selalu dirawat dengan baik ,

Mulai dari bibitnya , pupuknya , mereka berikan yang terbaik agar bunga itu tumbuh menawan.

Ada kalanya juga dipotong batangnya , supaya bunga baru bisa tumbuh di ketiak batang yang lain.

Jadi saat bunga itu mekar , pesonanya akan memikat siapa saja yang memandangnya , dan tentu mengagumi keindahannya .

Sedangkan bunga di halaman rumah kita hanya dibiarkan tumbuh liar begitu saja .

Tidak terawat , bahkan dipetik sebelum waktunya .

Akhirnya akan layu tanpa sempat mekar maksimal .

Nah , coba kita liat industri musik tanah air , dan bandingkanlah .

Mengapa kita cenderung menyukai musisi luar negeri dan dan melupakan musisi Indonesia ?

Karena mereka dipilih dengan cermat , disaring bakatnya dan tidak akan diorbitkan sampai mereka benar-benar matang secara fisik dan mental .

Jadi saat mereka masuk ke industri musik, pesona mereka dapat memikat siapa saja yang melihatnya .

Lihat musisi negeri kita .

Sebagian besar prematur , kurang siap dengan persaingan yang ada .

Cuma modal tampang dan euforia penonton .

Soal lagu seakan di nomorduakan, padahal musisi dinilai berdasarkan lagu dan performancenya kan ?

Apa gunanya kalau lagunya enggak enak didengar ?

Karena tergesa-gesa jadi muncul tuduhan plagiat lah , apalah …

Akhirnya cepat naik cepat turunnya .

Miris .

Jadi , kalau ingin mencintai “bunga di halaman kita” , buatlah bunga itu mekar seindah mungkin . Sama halnya kalau ingin mencintai musik dari musisi tanah air kita, maka buatlah musik yang paling indah dan jadilah musisi yang sematang mungkin

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s